SMA Negeri I Tombatu adalah salah satu sekolah negeri terletak di Jaga 4 Desa Tombatu Tiga Timur Kbaupaten Minahasa Tenggara, satu-satunya SMA Negeri yang ada di Kecamatan Tombatu dan Kecamatan Tombatu Utara sehingga otomatis menjadi jembatan kelanjutan pendidikan bagi siswa-siswa lulusan SMP yang ada disekitarnya.
SMA Negeri 1 Tombatu berdiri pada tahun 1973 asuhan Camat Tombatu pada waktu itu adalah Bapak Hans Elean,BA nama sekolah adalah SMA Pertiwi.
Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di gedung BPU Tombatu Satu namun karena gedungnya tidakmemadai akhirnya penyelenggaraan pendidikan tidak berlangsung lama di gedung BPU ini.
Atas prakarsa beberapa tokoh masyarakat maka sekolah ini dipindahkan ke lokasi baru yaitu di kantor DEPDIKBUD meski disinipun kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung lama.
Para pendiri SMA Negeri 1 Tombatu yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat yang menghendaki adanya kemajuan di bidang pendidikan antara lain: pemerintah, pengajar, wakil-wakil pelajar pejuang berinisiatif memindahkan lagi lokasi SMA Negeri 1 Tombatu ke tempat yang lebih layak yakni di desa Tombatu Tiga melalui sebidang tanah yang dihibahkan oleh Hukum Tua Tombatu Tiga Bapak Ruland KIndangen.
Angkatan pertama tahun 1973 siswa yang mendaftar lebih dari 70 orang yang terbagi dalam 2 kelas, yakni 1 kelas jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 1 kelas jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Ujian pertama dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ratahan (sekolah bergabung) namun yang tamat sekolah hanya 10 siswa.
Ketika masih bernama SMA Pertiwi posisi Kepala Sekolah dijabat oleh Bapak Jefta Mentang,BA dengan tenaga administrasi 1 orang dan tenaga pengajar 7 orang yakni: Pak Longdong,BA., Pak Soriton,BA., Pak Poluan,BA., Ibu Rit Mokorimban,BA., Ibu Wawointana,BA dan Drs Evert Kumesan. Ketua OSIS pertama adalah Petrus Tondatuon.
Seiring dengan perkembangan zaman dan pendidikan, nama organisasi pengasuh dari Pertiwi menjadi Dharma Wanita sehingga tahun 1983 otomatis nomenklatur SMA Pertiwi diganti menjadi SMA Dharma Wanita. Tiga tahun kemudian nama sekolah berubah status dari swasta menjadi negeri dengan keluarnya surat keputusan pada bulan Februari tahun 1986. Berdasarkan persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dalam surat Nomor 8-657/I/MENPAN/12/86 tanggal 4 Desember 1986 memutuskan membuka Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas (SMA) Negeri dan menegerikan SMA Swasta menjadi SMA Negeri.
Akhirnya SMA Negeri I Tombatu kembali mengalami perubahan nama yang kesekian kalinya menjadi SMA Negeri I Tombatu pada tahun 1987 sampai sekarang. SMA negeri 1 Tombatu terus berbenah dibawah kepemimpinan yang beberapa kali mengalami pergantian sebagai berikut:
- Bapak Yefta Mentang,BA (1973-1978)
- Bapak Drs. Ishak Tuerah (1979-1986)
- Bapak G.A Sandag,BA (1986-1999)
- Drs Djonli Emor periode (1990-2009)
- Dra Helena Runturambi (2009-2010)
- Hengkie F. Woran, S.Pd.,M.Pd. (2010-2023)
- Very Wanta, S.Pd.,M.M. (23 April 2023 – sekarang)


